Menanam Pohon Sirsak di Rumah

Pohon sirsak memiliki banyak manfaat sehingga sangat baik untuk ditanam di sekitar rumah. Pohon ini bisa bermanfaat di semua bagiannya, mulai dari daun siirsak yang berkhasiat obat. Kemudian buah sirsak yang enak untuk dimakan, serta pohonnya yang bisa bermanfaat sebagai pohon peneduh. Akar pohon sirsak juga tumbuh ke dalam tanah sehingga tidak merusak bagian di atasnya.

Pohon sirsak memang bukan sejenis tumbuhan besar yang akan tumbuh sampai sebesar pohon besar lainnya. Lebih sering mati saat usianya sudah berbuah untuk beberapa masa panen. Meskipun ada yang bisa tumbuh lebih lama bila ditebang dan dirawat lagi seperti pohon pemula. Biasanya akan tumbuh dengan subur dan besar.

Pohon sirsak mudah mati bila tidak dirawat dengan baik, biasanya pohon akan meranggas dan mengering, sebelum akhirnya mati. Meskipun tanaman ini bisa tumbuh di berbagai tempat, namun tempat atau ketinggian yang berhawa sejuk lebih disukai oleh tumbuhan ini. Pohon sirsak memang tumbuhan buah, sehingga lebih sering ditanam mengikuti musim yang sedang berjalan.

Menyiapkan lahan untuk tanaman sirsak.

Lahan yang baik untuk pohon sirsak adalah tanah yang gembur dan kaya akan nutrisi. Meskipun banyak yang pernah mencoba menanam di tanah dengan sedikit berpasing bisa tumbuh juga. Namun akan memberi hasil maksimal bila tanah diolah dulu. Pengomposan tanah adalah jalan terbaik bagi lahan yang sempurna untuk tanaman sirsak.

Sebuah lubang tanah harus disiapkan dengan kedalaman 50 cm, dengan campuran 1:1 antara kompos dan tanah.  Siram dan biarkan untuk beberapa saat untuk mulainya penyuburan pada lahan tanam. Biasanya bila bibit tanam sirsak lebih besar akan membutuhkan lahan yang lebih dalam.

Menyiapkan bibit pohon sirsak.

Bibit pohon sirsak bisa diperoleh dari biji atau stek dari pohon yang sudah dewasa. Bila ingin varietas yang bagus, biasanya stek bisa dilakukan. Karena selain bisa mendapatkan bibit lebih cepat, juga mendapatkan bibit yang bagus dari induknya.

Pembibitan lebih disukai dilakukan di polibag, sehingga memudahkan dalam memindahkan bibit tanam dan mengurangi stress di akar tanaman. Bila sudah cukup besar bibit bisa ditanaman di lahan yang telah disiapkan tadi. Meskipun banyak yang melakukan pembibitan dan penanaman sejak dari bijinya bila lahan yang dimiliki memang memungkinkan dan tersedia.

Memelihara pohon sirsak.

Mungkin tidak ada perawatan berarti pada pohon sirsak. Biasanya pemeliharaan seiring mulai tumbuh suburnya daun daun dari pohon sirsak tersebut. Daunnya yang bisa dimanfaatkan untuk obat, bisa dipanen sambil melakukan penyiraman pada tanaman ini.

Hanya harus dijaga jangan sampai pemgambilan daun sirsak membuat pertumbuhan pohon menjadi terhambat. Biasanya bisa diamati dari daunnya yang kecil-kecil, maka perlu dibiarkan tumbuh subur sebelum dimanfaatkan khasiat daun sirsak ini. Memang daun sirsak akan menua secara alami dan gugur, tapi bila pengambilan daun secara serampangan akan membuat pertumbuhan pohon terhambat. Karena bagaimanapun daun berperan dalam pertumbuhan sebuah pohon.

Pemberian pupuk bisa dilakukan baik pupuk cair atau pupuk biasa kala pohon sudah mulai berbunga dan berbuah. Biasanya bila penyerbukan berhasil, bunga pohon sirsak akan tumbuh menjadi buah, maka saat itu adalah waktu yang tepat untuk memberi pupuk. Biasanya buah akan tumbuh sempurna bila mendapatkan nutrisi yang sempurna.

Memanen buah sirsak.

Buah sirsak bisa dipanen kala buahnya sudah tumbuh besar, meskipun biasanya matang di pohon adalah hasil yang tepat untuk pemanenan buah sirsak. Beberapa orang pernah melakukan pengkarbitan pada buah sirsak, namun tidak memberi rasa yang segar pada buah sirsak. Buah sirsak sangat cepat matang bila satu buah sudah mulai matang, maka pemanenan harus cepat dilakukan.

Meskipun buah sirsak bukanlah komoditas yang sering ada, namun khasiatnya buat kesehatan membuat buah sirsak diburu banyak orang. Perpaduan antara daun dan buah dikenal sebagai obat untuk anti kanker. Maka menanam pohon sirsak di rumah sangat banyak manfaatnya.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. detipso - All Rights Reserved | Template Created by Infotipso Proudly powered by Blogger